MAKASSAR β Isu jual beli jabatan kepala sekolah di Kota Makassar ditepis keras oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan para kepala sekolah terpilih.
Ketua MKKS SMP Kota Makassar, Kaswadi, menegaskan bahwa desas-desus mengenai praktik transaksional hanyalah tuduhan liar yang sengaja diembuskan untuk mendiskreditkan Pemerintah Kota Makassar.
Kaswadi, yang juga menjabat sebagai Kepala SMPN 5 Makassar, memastikan seluruh kepala sekolah yang baru dilantik telah melewati proses seleksi administratif dan kompetensi yang objektif serta akuntabel sesuai regulasi Kementerian Pendidikan. Ia juga menekankan bahwa penetapan daftar pelantikan sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah kota, bukan MKKS.
Sejumlah kepala sekolah terpilih turut memberikan kesaksian:
- Andi Sukmawati, Kepala UPT SPF SD Inpres Unggulan BTN Pemda, mengaku terkejut dengan isu tersebut dan menegaskan tidak pernah dimintai uang atau dihubungi pihak mana pun sepanjang proses seleksi hingga pelantikan.
- Enni, Kepala SMPN 4 Makassar, menyatakan seluruh tahapan program Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) berjalan murni sesuai prosedur tanpa pungutan atau syarat pembayaran.
Pihak MKKS bersama para kepala sekolah mengimbau masyarakat agar lebih bijak, mengedepankan fakta, dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terbukti kebenarannya demi menjaga iklim pendidikan di Kota Makassar.
Belum ada berita terkait.
Belum ada berita.
Belum ada berita.