Makassar β Rotasi jabatan di lingkup Pemerintah Kota Makassar segera menyentuh level camat dan lurah.
Langkah ini menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh yang digagas Wali Kota Munafri Arifuddin untuk memperkuat kinerja aparatur sipil negara (ASN) sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan lebih efektif.
Kepala BKPSDM Kota Makassar, Kamelia Tamrin Tantu, menjelaskan bahwa evaluasi kinerja pejabat eselon II, III, hingga IV tengah dilakukan secara sistematis. Data capaian kerja yang dihimpun akan menjadi dasar penentuan arah kebijakan rotasi jabatan.
Munafri menegaskan, rotasi bukan sekadar penyegaran birokrasi, melainkan strategi percepatan. Penempatan pejabat, termasuk camat dan lurah, akan berbasis kompetensi, capaian kinerja, serta kebutuhan organisasi yang dinamis.
βCamat dan lurah adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Mereka harus mampu menghadirkan solusi, inovasi, dan dampak nyata bagi warga,β tegas Munafri.
Kebijakan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam membangun birokrasi progresif dan berdaya saing. Dengan evaluasi berbasis kinerja, Pemkot Makassar menegaskan komitmennya memperkuat integritas, profesionalisme, serta mempercepat pencapaian target pembangunan kota.
Belum ada berita.
Belum ada berita.