Efisiensi Belanja dan Kinerja Efektif Dongkrak Laba PDAM Makassar hingga Rp17,3 Miliar, Lampaui Target Tahunan di Pertengahan Tahun

Admin Malabbiri 13 Aug 2026, 04:02 WIB
Bagikan:
Efisiensi Belanja dan Kinerja Efektif Dongkrak Laba PDAM Makassar hingga Rp17,3 Miliar, Lampaui Target Tahunan di Pertengahan Tahun
Efisiensi Belanja dan Kinerja Efektif Dongkrak Laba PDAM Makassar hingga Rp17,3 Miliar, Lampaui Target Tahunan di Pertengahan Tahun

Makassar β€” Efisiensi belanja dan peningkatan efektivitas kinerja yang digencarkan manajemen Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar mulai menunjukkan hasil nyata. Hingga akhir Juli 2026, laba perusahaan tercatat mencapai Rp17,3 miliar, melampaui target tahunan sebesar Rp8,4 miliar.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa strategi pengendalian biaya dan optimalisasi produksi yang dijalankan tiga Plt Direksi β€” Plt Direktur Utama Andi Syahrum Makkuradde, Plt Direktur Umum Andi Taufiq Aris, serta Plt Direktur Keuangan Wirda Fauzah β€” berhasil memperkuat kinerja keuangan perusahaan dalam waktu relatif singkat.  

Wirda Fauzah menjelaskan, laporan keuangan hingga Juni 2026 menunjukkan laba sebesar Rp15,9 miliar atau 188,8 persen dari target tahunan. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi Rp17,3 miliar pada akhir Juli. β€œKalau melihat capaian sampai saat ini, secara pesimistis saja sampai akhir tahun laba perusahaan bisa mencapai sekitar Rp20 miliar,” ujarnya.  

Efisiensi Jadi Kunci

Manajemen PDAM menekankan bahwa efisiensi belanja menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara kemampuan keuangan perusahaan dengan kebutuhan operasional. Setiap pengeluaran diarahkan untuk mendukung peningkatan mutu pelayanan, termasuk pengendalian rasio pegawai dan belanja operasional.  

Selain itu, efektivitas kinerja juga diperkuat melalui optimalisasi produksi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Langkah ini memastikan produktivitas berjalan seiring dengan pengendalian biaya, sehingga perusahaan tetap mampu menjaga kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat.  

Tren Positif dan Kontribusi Daerah

Capaian laba yang melampaui target tahunan menjadi indikator bahwa strategi efisiensi dan efektivitas mulai memberikan dampak positif terhadap kesehatan keuangan perusahaan. Manajemen optimistis tren ini dapat dipertahankan hingga akhir 2026, dengan proyeksi laba mencapai Rp20 miliar.  

Peningkatan laba tersebut juga berpotensi memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah melalui dividen kepada Pemerintah Kota Makassar. Dengan demikian, keberhasilan PDAM tidak hanya memperkuat kondisi finansial perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan air bersih.  

Tags:
Berita Terkini Viral