MAKASSAR — Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar menyiagakan enam unit mobil pickup bertandon sebagai langkah darurat untuk memperkuat distribusi bantuan air bersih gratis ke kawasan permukiman padat dan lorong-lorong sempit. Armada khusus ini menjadi solusi cepat menghadapi krisis air bersih akibat kemarau panjang yang menurunkan suplai air baku di sejumlah wilayah kota.
Kabag Distribusi dan Kehilangan Air PDAM Makassar, Wahidin, menjelaskan bahwa penyiapan armada pickup ini terintegrasi dengan posko darurat kekeringan. “Distribusi dilakukan berdasarkan laporan dan permintaan yang masuk melalui kantor wilayah pelayanan PDAM masing-masing,” ujarnya.
Pickup bertandon berkapasitas 1.000–1.200 liter ini mampu memenuhi kebutuhan dasar 4–5 rumah tangga dalam sekali pengantaran. Kehadiran armada kecil ini melengkapi 14 unit mobil tangki besar yang telah beroperasi sebelumnya, sekaligus menjadi ujung tombak untuk menjangkau titik-titik pelanggan yang sulit dilalui kendaraan berukuran besar.
Kepala Wilayah Pelayanan IV PDAM Makassar, Fitriah Gasim, menegaskan bahwa layanan tetap responsif hingga malam hari untuk situasi mendesak. “Petugas siaga siap melakukan pengiriman bantuan air bersih bahkan hingga malam, demi memastikan warga tidak kekurangan pasokan,” katanya.
Langkah ini sejalan dengan komitmen PDAM Makassar dalam mengusung slogan SEGERA (Sigap, Efisien, Gembira, Andal, Responsif, dan Amanah). Bagi pelanggan terdampak, pengaduan atau permintaan air bersih dapat disampaikan langsung melalui kantor wilayah pelayanan PDAM setempat.
Belum ada berita.